KUPANG – Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Kupang melaksanakan pengawasan ketat terhadap pintu masuk maritim dengan melakukan pemeriksaan faktor risiko kesehatan pada kapal pesiar mewah MV Crystal Serenity. Kapal berbendera asing yang berlayar dari Darwin, Australia tersebut diperiksa sesaat setelah memasuki wilayah perairan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (14/3/2026).
Pemeriksaan komprehensif ini dilakukan di atas kapal (boarding inspecton) oleh tim karantina kesehatan BKK Kelas I Kupang sebelum seluruh penumpang dan kru diizinkan turun ke daratan. Langkah ini merupakan bagian dari prosedur standar internasional (International Health Regulations) untuk mencegah dan menangkal masuknya penyakit menular atau agen biologi yang berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat.
Dalam operasi tersebut, petugas medis dan sanitarian BKK Kelas I Kupang memeriksa berbagai aspek krusial, mulai dari dokumen kesehatan kapal (Maritime Declaration of Health), catatan medis klinik kapal, pemantauan status kesehatan penumpang dan kru, hingga inspeksi sanitasi lingkungan kapal termasuk kebersihan air, makanan, dan pengendalian vektor.
"Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh kru dan wisatawan yang dibawa oleh MV Crystal Serenity dalam kondisi sehat dan bebas dari faktor risiko penyakit menular. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung pariwisata daerah yang aman dan sehat (safe tourism)," ungkap perwakilan BKK Kelas I Kupang.
Melalui pemeriksaan yang berjalan efektif dan sesuai protokol, BKK Kelas I Kupang memastikan bahwa kehadiran wisatawan mancanegara dari kapal pesiar tersebut tidak membawa risiko kesehatan bagi masyarakat lokal. Kesiapsiagaan ini sekaligus menegaskan peran penting BKK Kupang dalam menjaga ketahanan kesehatan nasional di wilayah perbatasan laut Indonesia-Australia.
